Tetap Manual
Pesan tetap dikirim manual. Jadi tidak ada auto-send yang bikin jantung berdebar tanpa izin.
Tindaka
Follow-up WhatsApp, Tapi Lebih Tertib
Tindaka membantu tim follow-up WhatsApp kerja lebih rapi tanpa sok otomatis. Bukan chatbot, bukan tool blast, dan belum pakai AI. Admin tetap kirim manual lewat `wa.me`, tapi lead, task, workflow, dan jejak kerja tetap tercatat. Jadi yang hilang cukup chat nyelip, bukan calon deal.
Tetap Manual
Pesan tetap dikirim manual. Jadi tidak ada auto-send yang bikin jantung berdebar tanpa izin.
Task Nggak Nyasar
Task follow-up lahir dari outbox Supabase lalu diproses queue secara idempotent. Intinya: satu kerjaan, satu jejak, tidak dobel-dobel bikin bingung.
Owner Tetap Ngeh
Lead baru, deal masuk, belum jadi, dan task yang telat tetap kelihatan di satu dashboard. Jadi owner tidak perlu tanya, “ini sudah di-follow-up belum?”
Playbook
Chat Masuk Sampai Deal
Cocok untuk bisnis yang sering kebanjiran chat awal lalu follow-up-nya suka kelewat.
Cocok untuk
Retail custom order, hampers, jasa, catering, workshop.
Follow-Up Penawaran
Pas untuk bisnis yang sering kirim penawaran lalu bingung mana yang harus diingatkan duluan.
Cocok untuk
Vendor event, printing, design, corporate gifting.
Pengingat Booking
Buat bisnis yang butuh reminder rapi sebelum jadwal, pembayaran, atau pickup keburu lupa.
Cocok untuk
Salon, klinik, studio, rental, travel.
Order Ulang
Untuk bisnis yang mau jaga repeat order tanpa harus broadcast ke semua orang sekaligus.
Cocok untuk
F&B, reseller supply, laundry, refill, bahan baku rutin.
Sudah Siap Jalan
Backup Biar Tenang
Checklist Go-Live