Playbook

Empat playbook awal buat mulai tanpa banyak teori

Semua playbook di V1 tetap mengandalkan pengiriman manual lewat WhatsApp. Yang dibangun Tindaka itu ritme follow-up, task, audit, dan visibilitas owner. Jadi chat tetap manusiawi, tapi operasionalnya jangan ikut random.

Alur Siap Pakai

Chat Masuk Sampai Deal

Cocok untuk bisnis yang sering kebanjiran chat awal lalu follow-up-nya suka kelewat.

Cocok untuk: Retail custom order, hampers, jasa, catering, workshop.

Hal yang Perlu Jadi

  • Lead baru masuk dan task 15 menit pertama terlihat.
  • Operator pilih template pembuka dan buka `wa.me` secara manual.
  • Owner memantau lead baru, task telat, deal masuk, dan yang belum jadi setiap hari.

Aksi Operator

  • Catat konteks order di catatan lead.
  • Kirim follow-up pertama sebelum task telat.
  • Ubah status ke deal masuk atau belum jadi setelah hasil jelas.

Alur Siap Pakai

Follow-Up Penawaran

Pas untuk bisnis yang sering kirim penawaran lalu bingung mana yang harus diingatkan duluan.

Cocok untuk: Vendor event, printing, design, corporate gifting.

Hal yang Perlu Jadi

  • Lead pindah ke menunggu balasan setelah penawaran dikirim.
  • Task follow-up H+1 dan H+3 dibuat tanpa duplikasi.
  • Hasil deal dan alasan belum jadi tetap tercatat untuk review owner.

Aksi Operator

  • Catat tanggal penawaran terakhir di activity.
  • Pakai template follow-up penawaran untuk reminder.
  • Pastikan alasan belum jadi diisi kalau deal batal.

Alur Siap Pakai

Pengingat Booking

Buat bisnis yang butuh reminder rapi sebelum jadwal, pembayaran, atau pickup keburu lupa.

Cocok untuk: Salon, klinik, studio, rental, travel.

Hal yang Perlu Jadi

  • Task reminder muncul sebelum hari booking.
  • Operator membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah diprefill.
  • Owner bisa melihat beban reminder harian dan task telat.

Aksi Operator

  • Masukkan tanggal booking ke catatan internal.
  • Konfirmasi ulang slot atau jadwal secara manual.
  • Tandai task selesai setelah reminder benar-benar dikirim.

Alur Siap Pakai

Order Ulang

Untuk bisnis yang mau jaga repeat order tanpa harus broadcast ke semua orang sekaligus.

Cocok untuk: F&B, reseller supply, laundry, refill, bahan baku rutin.

Hal yang Perlu Jadi

  • Lead deal masuk membuat task pasca-order untuk review atau order ulang.
  • Template repeat order siap dipakai operator.
  • Owner melihat lead repeat dan task retensi yang telat.

Aksi Operator

  • Catat pola order ulang pelanggan di catatan.
  • Buka WhatsApp dari task retention yang muncul.
  • Pisahkan pelanggan aktif dan yang belum jadi untuk evaluasi owner.